Ini Pasta Gigi, Lur! Kok Dibilang Odol Sih?

Ini Pasta Gigi, Lur! Kok Dibilang Odol Sih?

Jakarta, CNBC Indonesia - Saat ini ada bermacam-macam merek pasta gigi di Indonesia. Namun apapun merek pasta giginya, mereka kerap disebut odol. Apakah odol sama dengan pasta gigi?


Odol, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1993:700) artinya adalah tapal gigi dan pasta gigi. Pada zaman Hindia Belanda, Odol adalah nama sebuah merek pasta gigi.


Dalam koran Bataviasch Nieuwsblad (24/12/1894) terdapat iklan kecil berbunyi: Winkel Maatschappij Eigen Hulp Odol!!! Idol!!! Odol!!! Eenige Importeurs voor geheel Java. Winkel-Maatschappij Eigen Hulp pengimpor dan penyalur pasta gigi Odol di Jawa.



Koran Algemeene Dagsbald (21/06/1914) menyebut bahwa mereka Odol mulai ada sejak 1894. Di Indonesia iklan Odol kerap muncul di koran-koran berbahasa Belanda. Tampak hanya mereka yang bisa berbahasa Belanda saja yang menggosok gigi dengan pata gigi.


Pada zaman Hindia Belanda, NV Odol Maatschappij adalah pemegang merek ini di Negeri Belanda dan Indonesia, yang disebut Hindia Belanda. Di Indonesia, menurut Bataviaasch Nieuwsblad (29/08/1931), pada 1931, produk pasta gigi yang disebut Odol ini pernah dipasarkan oleh NV Borneo Sumatra Handel Maatschappij (Borsumij).

Sasarannya di masa itu adalah orang-orang Belanda atau bumiputra terkemuka yang terpelajar. Rakyat kebanyakan masih memakai cara lama untuk menggosok giginya. Diantaranya memakai serbuk dari batu bata. Setelah Indonesia merdeka, menggosok gigi memakai sikat gigi dan pasta gigi pelan-pelan menjadi budaya seperti saat ini.


Odol, menurut catatan Christopher Heath dalam Landmark Intellectual Property Cases and Their Legacy (2011:52) adalah obat pencuci mulut yang pertama kali dipasarkan tahun 1892 oleh Laboratorium Chemisches Dresdner Lingner-yang didirikan Karl August Lingner-dari Jerman. Nama Odol adalah gabungan dari Odus (gigi) dan Oleum (minyak). Pada masa kolonial, di Indonesia, produk ini mudah dipalsukan.


Kejayaan Odol di Indonesia tidaklah abadi. Merek ini kemudian tak beredar lagi di pasaran dan merek-merek lain bahkan lebih merajai pasaran pasta gigi setelah rakyat Indonesia disadarkan akan pentingnya sikat gigi setiap hari.


Namun, meski pasta gigi merek ini tak beredar lagi nama Odol terus disebut masyarakat. Mingguan Djaja (1965) menyebut soal mengapa "tapal gigi disebut Odol, mungkin karena tapal gigi yang pertama masuk di Indonesia mereknya Odol."


"Saking terkenalnya merek pasta gigi Odol sehingga banyak orang-orang Jawa ( bahkan sampai sekarang ) masih menyebut pasta gigi dengan 'odol'," tulis A Budi Susanto dalam Identitas dan Postkolonilitas di Indonesia (2003:39).


Kini, odol sudah jadi kata benda untuk pasta gigi di Indonesia. Odol bukan satu-satunya nama merek yang menjadi nama benda karena dominasinya dan kemunculannya mempengaruhi masyarakat Indonesia. Masih ada beberapa nama merek lain yang cukup berpengaruh di Indonesia dan diantaranya masih eksis di pasaran Indonesia.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pmt/pmt)